Kamis, 03 Agustus 2017

Tebar Kasih Sayang Di Bumi Raih Kasih Sayang-Nya

Sobat fillah...
Allah ta'ala memiliki sekian sifat yang begitu ekselen dan luar biasa. Di antara rentet sifat-sifat yang indah itu, ada dua sifat yang begitu akrab bagi kita, yakni sifat ar-Rahman dan ar-Rahim.

Dari semenjak wahyu pertama diturunkan, kita memang telah diminta untuk menyertakan Allah dikala akan membaca apapun. Iqro' bismi Robbikalladzi kholaq. Dan ternyata, ungkapan yang dipilih oleh Allah sebagai realisasi penyertaan asma-Nya adalah melalui lafal basmalah. Bismillahirrahmanirrahim.

Bismillah, yang Maha Pengasih yang Maha Penyayang. Jika kita lihat ternyata Allah lebih suka memperlihatkan sosoknya sebagai Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang daripada menunjukkan sifat Allah yang lain. Bayangkan saja jika yang Allah sematkan pada basmalah adalah sifat Allah al Jabbar (Maha memaksa), al Qohhar (Maha Menekan) al Muntaqim( Maha Penuntut Balas), atau Syadidul 'iqob (Maha pedih dalam menyiksa), dst bukankah akan berhasil membuat hati dan pikiran kita berdesir ketakutan?

Melalui basmalah, Allah hendak menunjukkan pada kita bahwa Ia adalah sosok yang Maha Pengasih dan Penyayang. Dari sini, kita bisa mengerti betapa Allah akan sangat cinta terhadap seseorang yang mau meniru sifat kasih sayang-Nya. Allah akan begitu dekat dan senang terhadap manusia yang selalu berusaha menyebar kasih sayang dimana saja.

Ingat-ingat kembali cerita seorang wanita yang dimasukkan di neraka sebab tak mau menyayangi kucing. Dan ingat-ingat juga cerita seorang wanita pezina yang tak jadi di siksa sebab memberi minum seekor anjing. Ingat-ingat pula cerita seorang ahli ibadah yang seluruh amal kebaikannya tak sebanding dengan besarnya dosa zina, namun ia selamat sebab kasih sayangnya memberikan sepotong roti terhadap pengemis yang kelaparan. Dan sekian cerita yang lain yang semuanya masih membicarakan tentang kasih sayang.

Inti dari cerita-cerita itu membuktikan bahwa seseorang yang berkasih sayang akan mendapatkan peluang lebih untuk dikasihi oleh Allah meskipun di sisi lain ia bergelimang dengan dosa. Dan sebaliknya orang yang tak memilikinya tak banyak memperoleh kesempatan meraih cinta kasih Allah, justru orang macam ini akan begitu di benci oleh Allah.

Kasih sayang adalah karakter terpuji yang memiliki pengaruh yang besar dikala kita mau menerapkannya di kehidupan. Entah dengan sesama manusia, kepada Sang Dambaan Hati Nabi Muhammad, lebih-lebih kepada Tuhan yang Maha Rahman, Allah ta'ala. Ia adalah cahaya yang sinarnya mampu menurunkan nazhrah Rahmah dari Langit yang pendar indahnya deras tak henti-henti.

Semoga kita selalu mendapatkan kurnia untuk menyebar cinta dan kasih sayang di bumi ini sehingga bumi pertiwi dan kita pada akhirnya mampu tercahayakan.

Robbana taqobbal minna, ya Allah terimalah dari kami (amalan kami).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar