Ketika kita memulai membaca Al-Qur'an, di Surat Al-Fatihah kita seketika disuguhkan dengan ungkapan Al Hamdu lillahi Robbil 'alamin. Artinya kita diminta untuk pertama kalinya tiada lain kecuali untuk mengungkapkan rasa kesyukuran kita terhadap sekian kenikmatan dan karunia yang begitu banyak dari Allah azza wa jalla.
Sebab bersyukur butuh diungkapkan. Dan salah satu ungkapan syukur adalah dengan memuji Sang Maha Pemberi Nikmat. Maka mulailah segalanya dengan bacaan Alhamdulillah, selain basmalah agar tercipta keberkahan.
Selain itu bisa jadi dengan mengungkapkannya melalui perbuatan. Apalagi kalau bukan dengan terus berusaha melakukan sekian hal yang didamba oleh-Nya dan menjauhi sejauh-jauhnya hal-hal yang dimurkai-Nya.
Bersyukur adalah tugas seorang hamba. Dengannya Allah akan menaikkan kuantitas dan kualitas nikmat dan rahmat-Nya. Namun jika kita enggan melakukannya, maka azab Allah yang akan mengoyak kita.
Bersyukur itu tentang siapa yang memberi, bukan apa yang diberikan. Bukankah jika ada orang terkasih memberikan sebuah hal yang barangkali remeh, katakan sebuah sapu tangan. Kita akan senang untuk menyimpan dan merawatnya?
Apalagi jika yang memberikan adalah Ia zat yang telah memberikan sekian keindahan dalam hidup, yang jika kita hendak mengkalkulasi kita tiada akan bisa menghinggakannya.
Sobat, bersyukurlah maka engkau akan temukan bahwa hidup ini penuh keindahan.
Salam.
##Menyelami dan merenungi ayat-ayat-Nya. Semoga bisa membukakan kedamaian dalam jiwa, mencahayakan hati-hati yang tertawan dosa-dosa. Sila ikuti Channel kami... https://telegram.me/RenunganQurany
Tidak ada komentar:
Posting Komentar