Kamis, 03 Agustus 2017

Renungan Qur'any 3

Sobat, Al-Fatihah adalah surat yang paling sering kita baca tiap hari. Sebab shalat yang kita kerjakan tiada terbilang sah jika kita tiada membacanya. Paling tidak, kita setiap hari membaca surat itu tak kurang dari 17 kali. Maka tak heran jika surat ini disebut dengan As-Sab'ul Matsany, yakni tujuh ayat yang di ulang-ulang.

Menurut Nabi, surat itu adalah surat teragung. Sebuah surat yang belum pernah diturunkan Allah padanannya di kitab-kitab selain Al-Quran. Baik taurat, injil, zabur, maupun furqon.

Sobat, kata Nabi, bahwa surat ini untuk apa saja tujuan pembacaannya. Seperti air zam-zam untuk apa saja tujuan meminumnya. Maka inilah anugerah yang besar yang hanya dimiliki oleh ummat Sang Kinasih shallallahu alaihi wasallam yang sepatutnya kita syukuri dengan membaca, merenungkan dan mengamalkan isi kandungannya.

Mari kita sejenak renungi makna dari Al Fatihah. Seperti yang telah dijelaskan seorang Mufassir kenamaan yakni Syeikh Ali Ash-Shobuny dalam kitabnya Shofwatuttafasir. Bismillahirrohmanirrohim.

{اﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺭﺏ اﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ}
"Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Wahai hamba-Ku, ucapkanlah Alhamdulillah dikala engkau hendak bersyukur dan memuji-Ku. Bersyukurlah atas kebaikan dan keindahan yang aku berikan kepadamu. Akulah Allah pemilik kemuliaan dan keagungan, sendiri didalam mencipta dan mewujudkan, Tuhan manusia, jin, dan malaikat. Tuhan langit dan bumi. Kesyukuran dan pujian seluruhnya hanyalah milik Allah, Tuhan semesta alam.

{اﻟﺮﺣﻤﻦ اﻟﺮﺣﻴﻢ}
"Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."

Ialah Allah, zat yang rahmat-Nya mencakup segala sesuatu, kurnia-Nya didapat oleh seluruh insan. Ialah Tuhan yang mencurahkan sekian kenikmatan kepada para hamba-Nya dengan penciptaan, pemberian rizqi dan hidayah sehingga mereka bahagia di dunia dan akhirat. Ialah Tuhan yang Maha Perkasa, Pemilik rahmat teragung, dan senantiasa memberi kebaikan.

{ﻣﺎﻟﻚ ﻳﻮﻡ اﻟﺪﻳﻦ}
"Pemilik hari pembalasan."

Ialah Allah Pemilik balasan dan perhitungan. Pada hari itu, yakni hari kiamat Ialah zat yang memperlakukan ciptaan-Nya layaknya perlakuan seorang Raja pada kerajaannya. Jiwa-jiwa tiada memiliki kuasa apa-apa, semua urusan pada hari itu hanyalah milik-Nya semata.

{ﺇﻳﺎﻙ ﻧﻌﺒﺪ ﻭﺇﻳﺎﻙ ﻧﺴﺘﻌﻴﻦ}
"Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan."

Kami khususkan kepada Engkau Ya Allah dengan penghambaan, pula kami khususkan kepada Engkau dengan permohonan pertolongan. Maka kami tiada menyembah selain kepada-Mu. Hanya kepada-Mulah kami merendahkan diri, tunduk, bersimpuh nan khusyuk. Hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan untuk menjalankan ketaatan dan meraih keridloan. Sebab Engkaulah yang berhak mendapatkan pengagungan. Dan tiada yang kuasa menolong seorang pun melainkan Engkau.

{اﻫﺪﻧﺎ اﻟﺼﺮاﻁ اﻟﻤﺴﺘﻘﻴﻢ}
"Tunjukkanlah kami jalan yang lurus."

Tunjukkanlah dan bimbinglah kami Ya Robbi kepada jalan-Mu yang hak, dan agama-Mu yang lurus. Teguhkanlah kami pada Islam yang Engkau utus para Nabi dan Rasul untuk mengembannya, pula Engkau utus pamungkas Rasul dengan membawanya, jadikanlah kami bagian dari orang-orang yang menempuh jalan hamba-Mu yang dekat dengan-Mu.

{ﺻﺮاﻁ اﻟﺬﻳﻦ ﺃﻧﻌﻤﺖ ﻋﻠﻴﻬﻢ}
"Yakni jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat atas mereka."

Yakni jalan orang-orang yang Engkau anugerahi kedermawanan dan kenikmatan, yaitu Nabi-nabi, Shiddiqin, syuhada' dan sholihin, serta orang-orang baik.
{ﻏﻴﺮ اﻟﻤﻐﻀﻮﺏ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻭﻻ اﻟﻀﺂﻟﻴﻦ}
"Bukan jalannya orang-orang yang dibenci dan sesat."

Jangan jadikan kami Ya Allah bagian dari musuh-Mu yang menyeleweng dari jalan yang lurus, para penempuh jalan-jalan yang tiada tegak, yaitu Orang Yahudi yang dibenci dan Orang Nashrani yang tersesat. Merekalah orang-orang yang sesat dari syariat suci-Mu. Sehingga berhak mendapat kebencian dan laknat selamanya.

Amin, kabulkan doa kami ya Robbi.

Salam.

Semoga bermanfaat.

*Menyelami dan merenungi ayat-ayat-Nya. Semoga bisa membukakan kedamaian dalam jiwa, mencahayakan hati-hati yang tertawan dosa-dosa*

Sila download Telegram di playstore dan ikuti Channel kami... https://telegram.me/RenunganQurany

Tidak ada komentar:

Posting Komentar