Ada yang pakaiannya bagus akan tetapi ia zuhud. Ada yang pakaiannya lusuh akan tetapi ia sebenarnya tidak zuhud.
Ada yang pakaiannya lusuh dan ia zuhud. Ada yang pakaiannya bagus dan ia memang tidak zuhud.
Zuhud tentang hati. Bukan tentang penampilan. Bagaimana meletakkan dunia hanya di tangan, tiada masuk ke hati.
Meletakkannya di tangan berarti ringan dalam berderma. Tidak bersedih ketika hilang ataupun sirna.
Jangan mengaku zuhud, kalau berinfaq saja masih berat. Ada pengemis dan yang membutuhkan seolah tidak melihat. Atau ketika ada proposal datang kita menghilang.
Jangan mengaku zuhud, kalau dompet di copet, sedih berhari-hari seperti kehilangan kekasih.
Jangan mengaku zuhud, hanya gara-gara tidak pernah beli baju, tidak pernah makan enak. Jangan-jangan itu bukan zuhud. Akan tetapi kikir pada diri sendiri. Kalau memang zuhud, maka ia akan ringan mengeluarkan uangnya untuk orang lain. Di buat menyambung silaturrahim. Membantu orang yang membutuhkan.
Seperti pula kaya dan miskin. Tidak benar kalau orang kaya maka otomatis dia dianggap cinta dunia. Dan kalau miskin maka otomatis dia tidak cinta dunia.
Sebab cinta dunia ini letaknya juga di hati. Tidak berkaitan dengan kaya ataupun miskin. Maka jangan heran kalau kau melihat adalah orang kaya akan tetapi ia tidak cinta dunia, dan disisi lain ada orang miskin tidak punya apa-apa tapi dia amat cinta dunia.
Orang yang kaya. Hobi berderma seperti sosok Sayyidina Usman bin Affan ataupun Abdurrahman bin Auf. Mereka adalah figur-figur pembenci dunia. Akan tetapi sebanyak apa mereka menginfakkan, sebanyak itu pula dunia kembali mengejar. Harta mereka justru membuat mereka semakin dekat dengan Allah. Tidak melalaikan.
Di sisi lain ada yang berkekurangan. Akan tetapi mereka amat cinta dengan dunia. Merasa khawatir dengan hidup. Akan tetapi tidak khawatir dengan hari pembalasan. Padahal rizqi sudah terbagi. Sementara amal adalah hal yang di minta. Mereka bekerja banting banting tulang sampai melupakan shalat dan ibadah wajib. Kehidupan dunia bagi mereka sudah tak nyaman, akan tetapi justru malah semakin melalaikan dan menjauhkan dari Allah. Pada dasarnya mereka ini amat cinta dengan dunia.
Cairo, 19 Januari 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar