Rabu, 29 November 2017

*DIKALA SANG MENTARI ITU TERBIT Shallallahu'alaihi wasallam*


Nabi adalah sebuah nikmat terbesar dan hidayah terbesar dimana kita dipilih oleh Allah sebagai ummatnya. Allah memuliakan kita dengan kemuliaan amat besar ini. Maka berbahagialah.

Demi Allah  jika ada seorang bersumpah bahwa Allah tidak memiliki nikmat terbesar dan terbanyak atas seluruh yang ada kecuali rahmat terhadap makhluknya dengan wujudnya Nabi ini. Maka ia tidak melanggar sumpah.

Allah tidak menuturkan didalam Al-Qur'an ungkapan "Minnah"( Anugerah) melainkan berkaitan dengan hidayah menuju keimanan. Dan tiada minnah atau anugerah terbesar melainkan dengan perantara Sang Baginda. Setiap kemuliaan di dunia tiada diperoleh oleh seseorang melainkan dengan perantara Sang Baginda shallallahu'alaihi wasallam.

Allah telah mengumpulkan didalam diri Sang Baginda seluruh kebaikan. Allah mengumpulkan kebaikan yang tersebar di seluruh Nabi dan Rasul pada diri Sang Baginda shallallahu'alaihi wasallam.

Dunia ini telah terpenuhi cahaya dan kegemilangan sebab kehadirannya. Ia merupakan Rahmat yang dihadiahkan. Ia merupakan nikmat yang di kurniakan. Semua kebaikan seluruhnya sebab nisbat kepada Sang Nabi.

Kenapa di dalam Surat Ad-Dluha, Allah ta'ala bersumpah dengan waktu Dluha yang merupakan bagian waktu pada siang hari dan bersumpah dengan waktu malam hari seluruhnya sebagai pembandingnya. Tidak memakai Waktu Sahur, atau yang lainnya?

Hal ini adalah sebuah Isyarat dimana Para Nabi dan Rasul sebelum Sang Baginda ibarat bintang gemintang dan rembulan yang bersinar dimalam hari dan Baginda ibarat Mentari di siang hari. Cahaya dari bintang dan bulan akan menghilang sama sekali dengan terbitnya Sang Mentari shallallahu 'alaihi wasallam.

Sang Baginda adalah pamungkas para Nabi. Di dalam diri beliau terkumpul karakter seluruh Nabi dan Rasul. Kesabaran Nabi Nuh dan kekuatannya, loyalitas dan cinta al-Kholil Ibrahim, mukjizat dan ketegasan al Kalim Musa, keteguhan dan hikmah Nabi Yusuf, keberanian Nabi Sulaiman, kesederhanaan Nabi Yahya, kemurahan hati dan kasih sayang Nabi Isa. Dan bukan sebuah hal yang sulit bagi Allah untuk mengumpulkan semua itu pada satu diri Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam.

اللهم صل أفضل الصلاة على أسعد مخلوقاتك سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم عدد معلوماتك و مداد كلماتك كلما ذكرك الذاكرون وغفل عن ذكره الغافلون

Aw Kama Qolahu *Fadlilatu Syeikhina Jamal Faruq*
_Shalah Kamil, 28 November 2017_
_مولد الهدى والنور محمد صلى الله عليه وسلم_

*الساحة الإندونيسية في قلوب الأمة*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar