Jumat, 08 September 2017

Sahabat, Jangan Jadi Generasi Imma'ah!

Bertaqwalah bukan sebab ikut-ikutan arah mata angin. Bukan karena kanan kirimu bertaqwa, teman-temanmu bertaqwa. Sehingga kau bertaqwa. Bertaqwalah sebab Allah mencintai orang yang bertaqwa.

Berjilbablah, bukan sebab teman-temanmu yang lain berjilbab. Namun berjilbablah sebab Allah memerintahkanmu berjilbab. Menutup setiap auratmu. Memuliakanmu dengan cara-Nya yang elegan.

Berjilbablah bukan sebab ketakutanmu dicemooh manusia. Bukan sebab tuntutan dari pekerjaan. Tapi berjilbablah sebab Allah memerintah hambanya untuk berjilbab.

Sahabat, jangan mau jadi generasi tanpa prinsip. Bersikap hanya sebab meniru sikap orang lain. Beragama hanya sebab tren semata. Suatu saat dikala jilbab menjadi tren mode, kau kenakan ia. Lalu di saat lain kala mode itu sudah tak lagi ngetren kau tanggalkan ia.

Jangan sebab kau malu kau kenakan jilbabmu. Membuatmu menanggalkannya di lain waktu. Jangan sebab kau tertuntut pekerjaan kau shalat tepat waktu. Membuatmu meremehkannya di luar itu.

Jilbab bukan mode. Memakainya selalu adalah bukti kau tunduk kepada Tuhan. Melepasnya di suatu kesempatan adalah bukti kau memakainya bukan karena ketundukan.

Sahabat, apa yang kau niatkan adalah apa yang akan kau dapatkan. Maka jika kau berjilbab hanya sebab tren, sungkan, atau ikut-ikutan. Apa yang akan kau dapatkan? Barangkali hanya anggapan "baik" dari orang-orang.

Kenapa selalu saja manusia tiada lelah berusaha menjadi pribadi yang dianggap baik oleh manusia. Kenapa tak mengejar anggapan Allah semata. Sehingga apapun komentar manusia, jika syariat yang kau jalankan, kau takkan bergeming, menghiraukan sesumbar mereka.

Jangan mau jadi generasi Imma'ah. Generasi tanpa prinsip yang bisanya cuma ikut-ikutan. Beragama hanya sebab ikut-ikutan, sungkan, atau hanya perasaan malu. Malu dianggap perempuan nakal. Takut di ejek teman-teman. Beragamalah, sebab kesadaran bahwa kau mencintai-Nya. Sehingga kau tunduk terhadap apapun perintah-Nya.

Sahabat, jangan kira syariat ini tak berat. Akan ada ujian yang hadir menyapa orang yang berusaha menegakkannya. Syariat ini bara api. Yang hanya bisa dipegang oleh mereka yang punya tekad tak kenal mati. Maka tekadkan dirimu untuk menjalankan agamanya. Sebab hadiahnya adalah surga. Tekadkan dirimu menjalankannya bukan karena dunia. Sebab dunia ini hanya sementara.

Kaliwungu, 8 September 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar