Jumat, 10 Mei 2019

SAMBUT NAFAHATNYA

Ada tamu agung yang mengetuk pintu kita. Ia datang hendak memuliakan kita, tak seperti tamu pada umumnya. Jika biasanya tamulah yang menanti penghormatan dari tuan rumah. Hanya saja tamu ini tiada menanti penghormatan dari kita. Akan tetapi justru Allah menjadikannya sebagai penyebab kita mendapatkan kemuliaan, ampunan, dan bebas dari neraka.

Tamu ini adalah bulan Ramadan yang mulia. Bulan Ramadan yang berkah. Maka mari kita memanfaatkan musim yang menguntungkan ini. Supaya kita mendapatkan hembusan Rahmat Allah yang indah.  Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

Sesungguhnya Allah memiliki nafahat yang akan dicurahkan sepanjang masa, karena itu berusahalah untuk mendapatkannya. Bisa jadi diantara kalian ada yang mendapatkan satu nafahat, sehingga dia tidak akan celaka selamanya.

Dari Abi Darda' rodliyallahu anhu bahwa sesungguhnya ia berkata: Carilah kebaikan di seluruh masamu dan berusahalah mendapatkan hembusan rahmat Allah. Karena sesungguhnya Allah memiliki nafahat dari rahmat-Nya yang akan didapat oleh hamba yang Ia kehendaki. Mohonlah kepada Allah agar ia menutup aibmu dan memberi rasa aman bagi rasa takutmu.

Maka Ramadan adalah bulan yang di dalamnya oleh Allah telah di siapkan suasana ibadah. Maka benar sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:

"Apabila masuk hari pertama di bulan Ramadhan, setan-setan dan para jin yang paling durhaka itu dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup dan tidak ada satu pintu pun yang dibuka, pintu-pintu surga dibuka dan tidak ada satu pintu pun yang ditutup, dan berserulah seorang penyeru, ‘Wahai Pencari kebaikan sambutlah, wahai Pencari kejelekan berhentilah’, dan Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka, yang demikian itu pada setiap malam Ramadhan.”

Semoga kita senantiasa dalam naungan Ramadan، maka jangan lewatkan ia begitu saja. Atur kembali hati kita bersama Allah sehingga Allah meridloi kita dan kita senantiasa dalam pandangan nadzrah-Nya.

#Sidi Nuruddin Ali Jum'ah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar